Sudahkah Anda Shalat ?

Sudahkah Anda Shalat ?
Silahkan merenungkan diri

Breaking

Sabtu, 03 Juni 2017

4. Resep Masakan Khas Sunda Populer

4. Resep Masakan Khas Sunda Populer

Sejak dari dulu, masakan atau asakan khas Sunda memang memiliki cita rasa yang khas, yakni pedas yang sangat dominan. Hal ini disebabkan karena para orang tua zaman dahulu kerap memakai cabai sebagai bumbu, baik untuk sayur ataupun daging olahan. Jika tidak memakai bahan yang pedas, pastilah menggunakan sambal yang disajikan dengan lalaban segar.
Sambal sendiri dalam khazanah kuliner Parahyangan memiliki puluhan jenis. Ada sambal yang masuk jenis dadakan, yakni sambal tarasi, sambal bajak, sambal combrang, sambal bajak, dan sambal hejo. Bahkan ada juga masakan khas Sunda jaman dulu yang menggunakan cabai sebagai bumbu utama. Di antaranya adalah sambal goreng ati kentang, ase cabe hejo, sambal goreng kentang mustofa, rendang jengkol, kadedemes, oblo-oblo tempet peutey dan lain-lain.

Sebenarnya sangat mudah untuk mengetahui masakan khas Sunda, selain dari bahan dasar cabai. Ciri lain adalah kreatif memanfaatkan bahas dasar yang menurut orang lain tidak bermanfaat. Contoh saja, tumis genjer yang menggunakan bahan dasar tanaman gulma di sela tanaman padi, sayu kadedemes atau kulit singkong. Tanaman tersebut kerap kali dianggap beracun. Ada juga goreng impun garing yang dibuat dari bahan ikan-ikan kecil yang hidup secara liar di sungai, tutut, serta hama keong di sawah-sawah warga.
Berbagai jenis masakah khas Sunda bisa dengan mudah mengalahkan makanan khas tempat yang. Bahkan kekayaan kuliner dari belahan dunia manapun. Untuk makanan pembuka, orang Sunda mempunyai Soto Bandung. Selain itu, sebagai pendamping nasi ada juga hayam bakakak, cumi hideung, semu jengkol, ase cabe hejo, ulukutek leunca, kasreng hejo kacang hejo, sambel goreng ati kentang, oblo-oblo tempe peteuy cabe hejo, dan lain-lain.
Selain bercita-rasa pedas, masakan khas Sunda juga memiliki rasa manis (amis-amis). Jenis masakan seperti itu biasanya masuk dalam kelompok makanan penutup. Seperti masakan : putri noong, gurandil, katimus, misro, awug, kelepon, cocorot, dan sebagainya. Selain itu juga ada minuman yang khas Sunda seperti es cingcau atau es goyobod.
Kelompok lain dari masakan khas Sunda adalah hahampangan atau bahasa Indonesianya, makanan ringan. Masakan yang termasuk hahampangan adalah keremes, kolontong, opak, borondong, kerupuk melarat, kalua jeruk, semprong, dan lain-lain.
Nah, di bawah ini akan kami bagikan 4 resep masakan khas Sunda populer. Simak!
1 . Urap Sayuran


Urap Sayur
Bahan-bahan dari resep urap sayuran sangatlah sederhana. Tapi, dipenuhi dengan gizi dan serta yang melimpah dari sayur-mayur. Gizi tersebut sangat baik untuk pencernaan, terlebih bagi Anda yang kini mengalami masalah buang air besar (BAB). Urap sayur ini merupakan kompetitor terberat dari masakan luar yang kini populer di Indonesia, salad. Silakan bagi Anda yang ingin segera mencoba memasak urap sayur ini.
Bahan-Bahan Urap Sayur :
  • Kenikir 50 gram , direbus sampai matang
  • Daun singkong 50 gram, direbus sampai matang
  • Daun papaya 50 gram, direbus sampai matang
  • Kacang panjang 50 gram, dipotong sebesar 3 cm lalu direbus sampai matang
  • Taoge 100 gram, seduh dengan air panas
  • Daun kemangi 50 gram
  • Kelapa setengah tua 200 gram, kupas, parut kasar
  • Air asam 2 sendok makan
  • Daun jeruk 4 lembar
  • Gula, dan garam secukupnya
Baca juga :
Bumbu Halus :
  • Cabai merah 2 buah
  • Cabai rawit 2 buah
  • Bawang putih 3 siung
  • Kencur 4 cm
  • Irisan gula merah 1 sendok makan
  • Garam ½ sendok teh
Cara Membuat Urap Sayuran
  1. Pertama, aduk bahan bumbu halus, kelapa, daun jeruk, dan air asam.
  2. Kukus sampai matang selama kurang lebih 20 menitan lamanya.
  3. Aduk hingga rata sayuran dengan kelapa berbumbu, masukkan garam dan gula jika perlu.
  4. Sajikan. Dan selamat mencoba.
2. Sayur Lodeh Sunda



Sayur Lodeh Sunda
Masakan khas Sunda lain adalah sayur lodeh Sunda yang juga merupakan masakan khas dari Jawa. Masakan ini memiliki kuah berwarna putih dan gurih. Kuah sayur lodeh ini terlihat putih karena memang cabe tidak ikut dihaluskan dalam masakan ini. Rasa gurih berasal dari terasi serta kemiri. Tips makan sayur lodeh Sunda ini, paling enak jika ditemani dengan nasih dan ikan asin yang masih hangat.
Bahan-Bahan Bumbu Halus :
  • Ebi kering 2 sendok teh (rendam dalam air panas hingga empuk)
  • Bawang putih 4
  • Bawang merah 6 (boleh dicampur dengan bawang biasa)
  • kemiri 4 butir
  • Terasi 1 sendok teh
  • Kencur bubuk 1 sendok teh
  • ketumbar bubuk 1 sendok teh
  • Garam 4 sendok teh
Bahan-Bahan Bumbu Tambahan :
  • Lengkuas 4 (diiris tipis-tipis)
  • Daun salam 4 lembar
  • Cabe merah 3 (diiris tipis-tipis)
  • Cabe hijau 3 (diiris tipis-tipis)
  • Daun bawang 3 batang (dipotong 2 cm)
  • Gula jawa 3 sendok teh atau 1 sendok makan gula pasir
  • Minyak canola (sayur) 2 sendok makan (untuk menumis)
  • Santan kental ½ kaleng
  • Air 8 cup
Bahan-Bahan Sayuran:
  • Terong ungu 1 buah
  • Kacang panjang 1 ikat
  • Labu siam 2 buah
  • Tempe 1 potong
  • Pertama, Haluskan dulu bahan dari bumbu halus menggunakan blender atau food processor atau yang lain
Cara Membuat Urap Sayuran .
  • Tumis bahan 2 sendok minyak sayur (canola) dan bumbu halus.
  • Campurkan bumbu tambahan, tumis hingga wangi.
  • Campurkan sayuran yang telah dipotong-potong.
  • Pindah ke panci yang berukuran cukup besar, tambah air dan santan kental.
  • Masak terus hingga sayuran terasa empuk dan matang.
  • Hidangkan.

. Tumis Bunga Pepaya



Tumis Bunga Pepaya
Bagi Anda yang menyukai resep masakan Sunda dari bahan pepaya, ada baiknya Anda mencoba resep tumis bunga pepaya. Tidak usah Anda pergi ke rumah makan manado yang mayoritas menyediakan menu tumis bunga pepaya, Anda bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah. Rasa tumis bunga pepaya yang enak ini dipastikan membuat Anda kangen dan ingin mencoba terus.
Bahan-Bahan Tumis Bunga Pepaya :
  • Daging ikan cakalang fufu 150 gram (suwir)
  • Bunga pepaya 200 gram (siangi, rebus)
  • Daun pakis 150 gram (siangi)
  • Daun jeruk 3 lembar
  • Jahe 1 ruas (memarkan)
  • Serai 1 batang (memarkan)
Bumbu Halus :
  • Bawang merah 5 buah
  • Bawang putih 2 siung
  • Terasi 1 sendok teh (matang)
  • Cabai merah 5 buah (dapat ditambahkan dengan irisan cabai rawit jika Anda suka pedas)
  • Garam secukupnya
Cara Membaut Tumis Bunga Pepaya :
  1. Pertama-tama, masukkan minyak secukupnya dalam wajan, panaskan, kemudian tumis bumbu halus, jahe dan serai sampai mengeluarkan bau harum.
  2. Tuangkan suwiran ikan cakalang, aduk hingga rata.
  3. Tuangkan bunga pepaya dan daun pakis, masak sampai sayuran mulai layu dan matang.
  4. Hidangkan dengan nasi putih yang masih hangat.
  5.  
5. Resep Terong Goreng Pedas



Terong Goreng Pedas
Bahan-Bahan Terong Goreng Pedas :
  • Terong ungu 2 buah
  • Telur 3 butir (kocok lepas)
  • Tepung terigu secukupnya (untuk panir)
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Minyak wijen secukupnya
  • 3 sendok makan minyak (untuk menumis)
Bumbu Halus :
  • Cabai merah 6 buah
  • Tomat merah ½ buah
  • Cabe rawit 4 buah
  • Bawang merah 4 siung
  • Garam ½ sendok teh
  • Gula pasir secukupnya
Cara Membuat Terong Goreng Pedas :
  1. Pertama-tema, bersihkan terong, kemudian potong miring kira-kira sebesar 1 cm.
  2. Bumbui menggunakan minyak wijen, merica dan garam.
  3. Celupkan terong dalam kocokan telur
  4. Lalu gulingkan terong tadi ke dalam tepung terigu
  5. Goreng terong hingga matang, dan sisihkan.
  6. Tumis bumbu halus hingga mengeluarkan aroma harum dan kering
  7. Kemudian masukkan terong goreng tadi, aduk hingga merata. Angkat.
  8. Terong Goreng Pedas semakin terasa lebih enak jika tidak terlalu banyak menyerap minyak.
Berikut ini adalah solusi untuk mengurangi minyak pada terong goreng.
  1. Potong dahulu terong sesuai dengan selera Anda, kemudian rendam dalam air garam sekitar 3 menit.
  2. Terakhir digoreng.
  3. Cara ini dapat mengurangi terserapnya minyak pada terong. 

uhhhhh,, puasa-puasa gini kalo liat makanan rasanya suegerr bgt kan,,
apalagi langsung bikin nih, selamat mencoba yaa,
semoga bermanfaat.. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar